Meriahnya Penutupan JIMENG Meninggalkan Rindu Kepada Santri

 Darussalam Torjun, 17 Juli 2026 — Tepat pukul 20.00 WIB, alunan rebana yang syahdu mengiringi kemeriahan malam di halaman depan Masjid Pondok Pesantren Darussalam Torjun. Pada malam yang penuh kebahagiaan tersebut, diselenggarakan Acara Penutupan JIMENG (JMMI Mengajar) sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian yang telah berlangsung selama lima hari.

Acara ini dihadiri oleh seluruh santri Pondok Pesantren Darussalam Torjun beserta para asatidz dan tamu undangan. Suasana hangat, penuh semangat, dan rasa haru menyelimuti setiap rangkaian acara, menjadi bukti eratnya kebersamaan yang telah terjalin antara para anggota JMMI dan keluarga besar Darussalam.

Kemeriahan malam penutupan semakin lengkap dengan sambutan yang disampaikan langsung oleh Dr. Hj. Nyai Iffatul Umniati Ismail, Lc., M.A. Dalam pidato pembukaannya, beliau memberikan pesan yang sarat makna mengenai pentingnya berbagi ilmu kepada sesama.

"Mengajar itu menitipkan sebagian ilmu untuk dibagikan kepada orang lain."

Kalimat sederhana namun penuh makna tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu tidak akan berkurang ketika dibagikan, justru akan menjadi amal yang terus mengalir manfaatnya bagi banyak orang.

Acara penutupan JIMENG tidak hanya menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga dipenuhi dengan berbagai penampilan yang menghibur sekaligus menginspirasi. Beragam kreativitas santri dan anggota JMMI ditampilkan, mulai dari tarian yang mengundang tawa dan keceriaan, pidato dalam tiga bahasa, pembacaan puisi berantai yang menyentuh hati, hingga perlombaan Duel Math, sebuah kompetisi adu ketangkasan berhitung cepat yang menjadi salah satu penampilan paling ditunggu.

Pada perlombaan tersebut, Ananda Yaqdzan Elkiya Muhammad Shah berhasil menunjukkan kemampuan luar biasa dengan meraih kemenangan sebanyak tiga kali berturut-turut. Kecepatan dan ketepatannya dalam menyelesaikan soal-soal matematika berhasil memukau seluruh hadirin yang memenuhi area acara, sehingga ia memperoleh tepuk tangan dan apresiasi yang meriah dari seluruh peserta.

Menjelang akhir acara, suasana berubah menjadi penuh haru ketika para santri menyampaikan kesan dan pesan kepada kakak-kakak JMMI. Selama lima hari kebersamaan, mereka tidak hanya berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan semangat belajar, kebersamaan, kedisiplinan, serta motivasi untuk terus berkembang. Kebersamaan yang singkat tersebut telah meninggalkan kenangan yang begitu berharga bagi seluruh santri Darussalam.

Semoga segala ilmu, waktu, tenaga, dan pengabdian yang telah diberikan oleh keluarga besar ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)  menjadi amal jariyah yang senantiasa mengalir pahalanya di sisi Allah SWT. Semoga silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga, dan semoga ilmu yang telah disampaikan dapat diamalkan serta menjadi bekal bagi para santri dalam menempuh perjalanan menuntut ilmu dan mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

Sampai jumpa di kesempatan berikutnya. Terima kasih atas pengabdian, ketulusan, dan inspirasi yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kemudahan, dan kesuksesan kepada seluruh keluarga besar JMMI serta Pondok Pesantren Darussalam Torjun. Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Juara Favorit dirampas, Darussalam Kembali Dengan Senyum Kebanggaan di Ajang Liga Santri 2026

Sosialisasi ITS PENS PPNS