Membentuk santri unggulan masa kini, bukan hanya ahli agama, bukan hanya ahli sains, tapi keduanya.
"Di tengah perubahan zaman yang cepat, kami berkomitmen membentuk generasi yang kokoh secara spiritual melalui hafalan Al-Qur’an, dan tangguh secara intelektual melalui penguasaan sains. Kami meyakini bahwa perpaduan iman dan ilmu adalah kunci bagi santri untuk menjawab tantangan masa kini. Mari bersama melahirkan generasi Ulul Albab—yang menjaga wahyu dalam hati, sekaligus menebarkan manfaat di dunia dengan nalar ilmiah yang beradab."
Doktor Universitas Al-Azhar bidang Akidah-Filsafat
Jangan khawatir, Santri Torjun tidak perlu bimbel di luar. Torjun Academy mewadahi minat dan bakat santri. Saat ini, Torjun Academy mengembangkan 7 Program Studi Akademik serta 7 Kategori Program Pengembangan Non-Akademik untuk memaksimalkan potensi para santri.
"Kami tidak hanya mencetak pembaca kitab, tapi pemimpin masa depan yang memegang Al-Qur'an di dada dan Sains di tangan. Darus Salam adalah kawah candradimuka bagi santri yang siap menembus peradaban."
Doktor Universitas Al-Azhar bidang Ushul Fiqh
keunggulan penjamin mutu kualitas lembaga pendidikan.
Kombinasi seimbang untuk mencetak Ahli Agama sekaligus Master Sains.
Akses relasi pendidikan terintegrasi baik dalam maupun luar negeri.
Pembiasaan penuh kecakapan Bahasa Arab dan Inggris harian secara aktif dan pasif.
Santri diajarkan untuk berhitung secepat kalkulator.
ruangan belajar dilengkapi Smart TV, projector, dan CCTV
Transparansi penuh, riwayat perkembangan santri terpantau dari rumah.
Alumni dikawal penuh hingga menembus perguruan tinggi tujuan.
7 kualifikasi yang akan disandang tiap santri pasca lulus.
Attitude Profesional & Akhlakul Karimah
Hafizh & Hafizhah Al-Quran
Berhitung Secepat Kalkulator
Unggul & Kompetitif dalam Sains
Bercakap English & Arab Sehari-hari
Pemegang Sabuk Hitam Taekwondo
Lancar Membaca Kitab Kuning
Implementasi pembelajaran riset sains harian bersamaan program hifzhul quran...
Mengenal lebih dalam sejarah, pendahulu, serta struktur perjuangan kami.
KH. Hayyidin (Kiai Sokon)
Wafat Selasa, 17 Agustus 1978
12 Sya’ban 1398
KH. Abu Ahmad M. Dhoveir Shah
Wafat Ahad, 3 November 2019
05 Rabiul Awal 1441
Dr. KH. M. Aunul Abied Shah, Lc. MA
Pengasuh Saat Ini
Awal perjalanan lembaga ini tidak terlepas dari masa sebelum kemerdekaan. Tokoh pendirinya adalah Kyai Hayyidin, yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Kyai Sokon. Sebelum menetap, beliau belajar ilmu agama kepada berbagai ulama, namun sumber ilmu utamanya berasal dari Kyai Batu Ampar. Saat akan berpindah tempat, gurunya berpesan: “Mulai sekarang engkau bernama Kyai Sokon, karena tugasmu adalah melayani masyarakat.”
Mengenai asal nama tempat ini, sebagian orang keliru mengira berasal dari pohon sukun, padahal tidak ada pohon tersebut di kawasan itu. Nama “Sokon” semata-mata berasal dari pesan gurunya tersebut.
Pada awal tahun 1960-an, Kyai Hayyidin mulai membangun langgar untuk mengajarkan Al-Qur’an dan kitab kuning tingkat dasar kepada anak-anak sekitar. Saat itu, di wilayah Sampang belum banyak sekolah formal; jika ingin bersekolah, warga harus pergi ke Bangkalan atau Pamekasan. Oleh karena itu, beliau mendirikan Madrasah Diniyah Darus Salam untuk kegiatan belajar sore hari. Menjelang akhir tahun 1960-an, didirikan pula Madrasah Ibtidaiyah Darus Salam.
Memasuki tahun 1977, Kyai Abu Achmad Muhammad Dhovier Shah pulang dari menuntut ilmu di Jember dan menetap di Torjun. Setahun kemudian, tepatnya tahun 1978, Kyai Sokon wafat pada usia yang lanjut. Sejak saat itu, kepemimpinan dilanjutkan oleh Kyai Dhovier yang mengasuh santri sekaligus melayani kebutuhan keagamaan masyarakat sekitar.
Secara kelembagaan, Pondok Pesantren Darus Salam Torjun baru didirikan secara resmi pada tahun 1982. Meskipun kegiatan pendidikan sudah berjalan lebih awal, pengesahan status lembaga baru dilakukan pada tahun tersebut. Kyai Dhovier memimpin hingga wafat pada 3 November 2019. Selanjutnya, berdasarkan kesepakatan keluarga besar, kepemimpinan diteruskan oleh putranya, KH. Muhammad Aunul Abied Shah.
Dari sisi nilai dasar, secara garis besar tidak ada perbedaan mendasar antara pesantren ini dengan pesantren lain di Madura. Sama-sama berpegang pada paham Ahlus Sunwah wal Jamaah, menekankan pendidikan akhlak, pengajian kitab kuning, dan mencetak kader umat yang siap mengabdi di tengah masyarakat. Perbedaannya terletak pada penekanan program yang disesuaikan dengan visi pengasuhnya.
Pada masa kepemimpinan Kyai Sokon, fokus utamanya adalah memastikan anak-anak menguasai ilmu agama dasar yang menjadi kewajiban setiap muslim. Sementara pada masa Kyai Dhovier, ditambahkan keterampilan praktis seperti menjahit, manajemen koperasi, usaha, peternakan, dan bercocok tanam. Beliau berpendapat bahwa santri yang memiliki keterampilan akan lebih bermanfaat bagi lingkungannya. Menjelang wafatnya, Kyai Dhovier berpesan agar pesantren ini menggabungkan sistem pendidikan tradisional dan modern.
Sejak tahun 2020, pesantren menjalankan amanah tersebut: mempertahankan jiwa salafiyah dalam hal akhlak, ibadah, dan pengajian kitab kuning, namun menerapkan manajemen serta sistem pembelajaran yang lebih terstruktur dan mengikuti perkembangan zaman. Kesederhanaan tidak lagi dimaknai sebagai keterbatasan, melainkan kecukupan yang wajar — fasilitas disediakan memadai namun tidak berlebihan, agar santri dilatih mandiri dan tidak manja. Setiap santri juga mendapatkan bimbingan terpadu dari para tenaga pengajar selama 24 jam.
Dalam hal sistem pembelajaran, kurikulum yang diterapkan memadukan dua jalur: mengikuti kurikulum pendidikan nasional untuk jalur formal, serta kurikulum pesantren berbasis Al-Qur’an dan kitab kuning. Sejak tahun 2020, didirikan pula Pondok Pesantren Unggulan Tahfidz dan Sains Darus Salam, yang menekankan pada hafalan Al-Qur’an, ilmu pengetahuan alam, matematika, serta kemampuan berbahasa Arab dan Inggris. Untuk mendukung kualitas pembelajaran, pesantren mendatangkan tenaga pengajar dari lembaga pendidikan terkemuka di dalam dan luar negeri.
Hasil dari pendidikan ini terlihat dari kiprah para alumninya yang tersebar di berbagai bidang: ada yang menjadi pemimpin pendidikan, tenaga keamanan, penggerak koperasi, pengusaha sukses, hingga melanjutkan studi dan mengabdi di luar negeri.
Menyikapi perkembangan zaman, sejak tahun 2021 pesantren mulai menerima santri sejak tingkat sekolah dasar. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembekalan ilmu berjalan sejak dini, mengingat akses pendidikan dasar yang masih terbatas di kawasan ini. Hasilnya terlihat dari pencapaian santri yang mulai menghafal Al-Qur’an hingga 5–7 juz, menguasai dasar sains, serta mampu berkomunikasi dalam bahasa asing secara sederhana.
Tujuan akhir dari semua upaya ini adalah mendukung pengembangan kawasan Torjun dan sekitarnya melalui peningkatan kualitas pendidikan, agar daerah yang masuk kategori wilayah terbelakang dan terpencil ini dapat terus maju dan bersaing di era modern.
(Tafaqquh Fid dien) bagi yang mau mendalami agama dan melanjutkan ke timur tengah.
Bagi yang mau melanjutkan ke fakultas teknik, sains dan kedokteran.
Bagi yang ingin mendaftar sebagai anggota TNI/POLRI/Sekolah Kedinasan.
Tata Boga, Teknik Sepeda Motor dan Teknik Komputer dan Jaringan.
Torjun Academy adalah pusat pengembangan minat dan bakat terpadu di PP. Darus Salam Torjun. Kami meyakini bahwa setiap santri memiliki potensi unik yang perlu diberikan "panggung" khusus agar tumbuh optimal. Torjun Academy hadir bukan sebagai beban tambahan, melainkan sebagai ekosistem pendukung untuk melahirkan santri yang berwawasan luas, memiliki keterampilan praktis, dan memiliki fisik yang prima.
Wadah bagi santri yang memiliki ketertarikan tinggi pada dunia masa depan. Melalui Torjun Robotic Club, Center for AI, serta Klub Sains & Olimpiade, santri didorong untuk berpikir logis, kritis, dan mampu menciptakan inovasi teknologi yang bermanfaat.
Fokus pada kemampuan komunikasi global dan ketajaman berpikir. Melalui Arabic & English Club, santri dipersiapkan untuk dunia internasional, sementara Fasl Khos dan Sempoa menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman literasi serta kecepatan berpikir matematis.
Kami percaya bahwa pikiran yang sehat membutuhkan tubuh yang kuat. Melalui Futsal, Renang, dan program Latihan Fisik yang disiplin, santri belajar tentang kerja sama tim, sportivitas, dan menjaga stamina agar selalu siap menjalankan aktivitas pondok yang padat.
Pusat pendidikan anak usia dini yang berfokus pada pembentukan budi pekerti, keimanan, dan kemandirian sejak dini dengan pendekatan belajar yang kreatif dan menyenangkan.
CP : Bu FemyTaman Kanak Islam Darussalam didirikan pada tahun 2005 berada di bawah naungan Yayasan Sosial Pendidikan Islam Darussalam. Tokoh yang paling berjasa yang membidangi lahirnya Taman Kanak-kanak Islam Darussalam adalah KH. Abu Ahmad M. Dhovier Shah dan Ny. Hj. Azizah Abdullah.
Karna pada saat itu lembaga TK belum ada di dalam naungan Yayasan Darussalam, beliau meminta putri bungsunya Lu'lu' Hamidah Irsyadiah untuk membuka Taman Kanak-kanak pada tahun ajaran 2005/2006. Sambutan masyarakat sangat antusias sehingga pada akhir tahun ajaran 2006/2007 dapat melaksanakan wisuda perdana.
Izin pendirian dan penyelenggaraan Taman Kanak Islam (TKI) Darussalam resmi diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Sampang dengan nomor SK : 420/021/434.102/2005, berlaku mulai tanggal 03 Januari 2006.
Pelopor sekolah dasar berbasis Islam di wilayah Torjun yang berkomitmen mencetak generasi unggul dalam prestasi, kuat dalam iman, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
CP : Bu SriMI Darus Salam telah berdiri sejak tahun 1962 di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam. MI Darussalam telah berkembang menjadi pelopor sekolah berbasis islam di wilayah Torjun, yang berakreditasi “B”.
MI Darussalam tidak hanya menekankan pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan karakter, nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Dengan dukungan tenaga pendidik yang profesional dan lingkungan belajar yang kondusif, MI kami berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam iman, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
Pendidikan tingkat menengah pertama yang mengedepankan integritas berlandaskan nilai-nilai Islam serta pencapaian akademik yang unggul untuk mencetak generasi yang bertanggung jawab.
CP : Bu RofahBerdiri sejak tahun 1995 di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam. MTs Darul Hikmah Darussalam telah berkembang menjadi Lembaga Pendidikan berbasis islam di wilayah Torjun, yang berakreditasi “B”.
MTs Darul Hikmah Darussalam mengedepankan integritas berdasarkan nilai-nilai Islam. Kemudian juga pencapaian akademik yang unggul dan berprestasi serta bertanggung jawab. Dengan dukungan tenaga pendidik yang profesional dan lingkungan belajar yang kondusif, kami berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam iman, dan bertanggung-jawab.
Aplikasi monitoring santri real-time untuk orang tua agar merasa tenang dari jauh.
Disini, banyak cerita indah terukir. Menuntut ilmu dengan standar tinggi pastilah berat, namun lebih berat lagi ketika tahu bahwa cerita ini tak kan bisa diulangi. Tidak semua berkesempatan untuk bersama. Jadi, mari bergabung untuk melanjutkan cerita bersama.
Display blank page aja dulu.
Bergabunglah bersama ekosistem pendidikan berwawasan global di PP. Darus Salam Torjun.